Strategi yang Dibutuhkan agar Mampu Bangkit Menghadapi Kegagalan Bisnis



Bangkit Menghadapi Kegagalan Bisnis

image via: entrepreneur.com

“Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya”, kata-kata tersebut merupakan kutipan motivasi dari pengusaha ternama yang bergaya nyentrik bernama Bob Sadino.

Dikenal sebagai pelopor penyuplai telur ayam negeri, beragam olahan daging, hingga sayur sistem hidroponik, pengusaha besar sekelas Bob Sadino pun juga pernah mengalami masa keterpurukan.

Keterpurukan bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari internal seperti salah strategi hingga eksternal seperti melemahnya keadaan ekonomi secara global.

Nah, bagi para pengusaha yang sedang dirundung kegagalan bisnis, jangan terburu-buru memvonis dirinya tidak mampu berwirausaha.

Beberapa strategi pilihan dari lansiran laman entrepreneur ini bisa menjadi salah satu cara agar kamu bangkit dan siap memulai kembali.

1. Buat “ruang khusus” bagi diri untuk menenangkan diri dan mempersiapkan rencana baru

Jangan terlalu larut dalam keterpurukan. image via: popsugar.com.au

Kegagalan bisnis pasti akan menciptakan efek yang buruk, terlebih pada saat Anda petama kali memasuki dunia wirausaha. Tetapi, jangan terlalu larut dalam keterpurukan, tenangkan diri dan tata ulang strategi baru yang akan dilakukan.

Hal pertama yang harus segera dikondisikan adalah mensterilkan diri. Artinya, mulailah untuk fokus memulai rencana dan tindakan baru, serta abaikan keadaan luar yang mengacaukan konsentrasi dan fokus Anda. atau, berkumpul dengan rekan-rekan yang yang membuat Anda merasa lebih berenergi.

Saat keadaan sekiranya mulai lebih tenang dan terkendali, segera realisasikan strategi sesuai dengan kemampuan dan target yang ingin dicapai.

2. Fokus pada kemampuan khusus Anda

fokus pada kemampuan

Fokus pada bakat & kemampuan Anda. image via: eun.org

Fokuslah pada kemampuan yang benar-benar Anda miliki. Cooper Schell sebagai pelatih Tim Ski U.S. Olympic yang sukses membawa atlit Amerika Serikat, Jonny Moseley memenangkan medali emas pada olimpiade Nagano 1998 membagi pandangannya tentang kesuksesan.

Dari kompetisi kelas dunia yang ketat sekelas Olimpiade,  Schell mendapat pengalaman berharga tentang pentingnya untuk fokus terlebih dahulu pada satu tujuan utama. Menurutnya, bakat atau kemampuan khusus adalah bekal penting untuk membawa diri seseorang kepada kesuksesan. Bakat akan menjadi senjata yang terus bertahan dalam keadaan apapapun, termasuk di masa sulit Anda seperti saat mengalami kegagalan bisnis.

Jadi jangan sia-siakan bakat Anda untuk bangkit kembali, baik itu sebagai komunikator, ahli marketing, atau analis terhadap suatu rencana usaha. Bakat tersebut akan menjadi titik balik buat Anda yang sedang mengalami titik terendah dalam hidup. Manfaatkan semaksimal mungkin untuk bangkit dan berusaha memulai kembali peluang bisnismu. Jadi, teruslah berfokus pada bakat yang Anda miliki.

3. Belajar dari setiap kegagalan

Seorang pengusaha terkenal dengan bola lampu pijarnya yaitu Thomas Alva Edison saja pernah ditempa dengan banyak kegagalan dalam hidupnya.

Namun, semua kegagalan itu ia terima dan dihadapi dengan bijaksana serta dianggap sebagai eksperimen yang berharga sebelum maha karyanya terwujud. Kayakinan dan semangat tiada gentar mengantarkan Edison sebagai penemu sekaligus entrepreneur tersukses di abad ini.

4. Hadapi persaingan bisnis

hadapi persaingan bisnis

Jangan takut bersaing dengan kompetitor. image via: everydayinterviewtips.com

Dalam berbisnis, hampir setiap jenis usaha pasti memiliki kompetitor atau pelaku usaha lain dalam bidang yang sama. Pastikan hal tersebut menjadi bahan bakar Anda untuk maju dan menjadi lebih baik.

Selain itu, jangan ragu bertanya dan berkonsultasi kepada rekan entrepreneur lainnya untuk menilai usaha Anda. Jadikan penilaian tersebut sebagai bahan perbandingan serta evaluasi kepribadian dan strategi Anda.

 

 


May 20, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin