Sejarah Bucket Hat



BUCKET HAT

Sejak dulu kala, topi telah menjadi bagian penting bagi kepribadian dan perpaduan gaya setiap orang. Bucket Hat – jenis topi berbahan kanvas yang bentuknya menyerupai ember dengan tepian yang agak lemas disekelilingnya – punya sederet kenangan manis selama menemani perjalanan tren mode dunia.

Kehadirannya diawali  oleh tradisi nelayan Irlandia, yang begitu gemar mengenakan topi jenis ini supaya mata mereka tetap ‘awas’ di tengah terpaan air hujan dan aktivitas melaut.

Tak ada yang menyangka, kegemaran para nelayan Irlandia terhadap topi andalannya itu bisa menular kepada para bangsawan Inggris.

Hal itu terjadi di rentang tahun 1960 hingga 1970-an, di mana Bucket Hat menjelma sebagai aksesoris kepala yang akrab dengan masyarakat kalangan atas Inggris. Mereka menggunakan topi ini dalam berbagai suasana dan biasa menyimpannya di dalam saku mantel.

Kala itu, ‘si topi ember’ patut berbesar hati karena bisa turut ambil bagian dalam tren mode dunia.

Kini, rupanya masa-masa kebanggaan Bucket Hat terulang kembali. Topi ini tampil lebih trendi dengan beragam warna dan variasi, bahkan beberapa desainer terkemuka telah bereksperimen dengan versi high-end menggunakan kain luxe untuk membalut Bucket Hat.

Kaum muda di berbagai belahan dunia senang ‘mengajak’ si ember di atas kepala mereka, baik dalam aktivitas sehari-hari, untuk bergaya di pusat hiburan, pesta maupun liburan mereka. Selain  menyuguhkan kesan kasual dan petualang, topi ini juga menawarkan segi kepraktisan sebagai bonus tambahan.

Bucket hat in style:

bucket hat

image via: suarts.tumblr.com & thectweenz.wordpress.com

topi bucket hat

topi bucket hat 1

 

2500f3dc8ffbdb98e8eaea0c407475


February 26, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin