Pesona Wisata dan Belanja Pasar Apung di Ancol Jakarta



pasar apung di ancol

image via: travelwegoku.blogspot.co.id

Sebagai destinasi wisata populer di Jakarta, Ancol ternyata juga memberikan pengalaman berbelanja yang unik layaknya pasar terapung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Thailand.

Wilayah Jakarta Utara, tepatnya di Demaga Hati kawasan Pantai Taman Impian Jaya Ancol budaya transaksi jual beli ini mampu dihidupkan.

Asal nama Dermaga Hati sendiri konon berasal dari pemandangan dermaga yang berbentuk layaknya hati jika dilihat dari posisi atas.

Selain dikenal sebagai kawasan strategis dua insan memadu kasih, dermaga yang mendapat julukan lain sebagai dermaga cinta ini membawa berkah bagi banyak nelayan.

Menjelang matahari terbit, para nelayan sudah siap dengan perahu kecilnya yang lengkap dengan ragam hasil tangkapan hasil lautnya semalam.

Konsep pasar apung di Ancol kurang lebih hampir sama dengan pendahulunya yaitu pasar terapung di Banjarmasin dan pasar terapung di Thailand.

Perbedaan terletak pada proses transaksi di Banjarmasin yang secara keseluruhan terjadi di kapal. Sedangkan di Jakarta, pembeli cukup melakukan transaksi lewat dermaga.

Selain itu, pasar terapung Bajarmasin terbentuk karena wilayah geografisnya yang mayoritas sungai. Untuk Jakarta, pasar terapung berada di atas pantai atau laut Ancol.

Perahu nelayan yang menjajakan hasil lautnya akan berlabuh dan bersandar di pinggir dermaga, dalam keadaan jaring dan jala masih teronggok di ujung perahu.

Ikan-ikan segar, kepiting, udang, kerang, ikan kerapu, ikan belanak hingga cumi-cumi yang masih sangat segar biasanya ditata sedemikian rupa berdasarkan jenisnya. Hal tersebut tidak lain demi memanjakan mata calon pembelinya.

Harganya pun bervariasi, yaitu berkisar antara Rp 15 ribu untuk jenis udang per satu tumpukkannya hingga ratusan ribu bergantung pada jenis dan jumlah ikan yang akan dibeli.

Tentunya harga tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan harga para pengepul ikan di pasar-pasar konvensional.

Tidak hanya hasil laut, ragam makanan seperti lontong sayur dan makanan siap saji lainnya juga turut meramaikan ragam jajanan yang ada di pasar apung di Ancol.

Aktivitas olahraga seperti  jogging, berbelanja, hingga dua pasangan memadu kasih biasanya akan menjadi satu panorama nan ramai di Ancol terutama saat akhir pekan.

Ancol terus membuka pasar apungnya selama enam hari dalam seminggu kecuali hari jum’at mulai dari pukul enam hingga sepuluh pagi.


February 7, 2015 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin