Nuansa Baru, Arloji Eksklusif Bermaterial Kayu Karya Pemuda Indonesia


Mencuri perhatian pasar lewat arloji material kayu, khas nusantara


arloji kayu

Image via: williamkalengkongan.com

Lucius Leon Worang dan Hocky Santha adalah 2 wirausahawan muda dengan karya yang mengagumkan. Mereka adalah pencipta mahakarya berupa arloji kayu dengan sentuhan mewah bernuansa nusantara.

Semuanya berawal dari tahun 2009, saat Leon dan Hocky membuat kerajinan arloji premium yang mereka namai Lucius dan Ki (L&K).

Material dasar dan guratan seni L & K jadi pembeda dengan arloji lain yang lumrah jadi cinderamata mewah. Keunikan bahan kayu L & K jadi jaminan mutu mereka untuk bersaing dengan jenis arloji lainnya. Tak hanya itu, mata Anda pun akan dimanjakan dengan nuansa budaya khas Indonesia di setiap desain arloji mereka.

arloji kayu

image via: luciusandki.com

Produk L&K punya karakter yang sama sekali berbeda dari luxury arloji lainnya.

Kolaborasi antara passion yang besar dalam mengeksplorasi arloji bersama rasa cinta terhadap budaya Indonesia terbukti mampu menghasilkan karya yang gemilang. Proses ini tentu dilalui dengan ketekunan dan kesabaran ekstra.

Modal awal yang mereka kucurkan untuk memulai bisnis ini sebesar 200 juta.  Dana ini mereka gunakan untuk belanja beragam komponen arloji dan mesin produksi. Karena usahanya didasari hobi, mereka pun bisa ‘gila-gilaan’ malakoni proyek eksperimen itu.

Bentuk arloji yang relatif kecil membuat ketelitian tingkat tinggi begitu diperlukan dalam proses pembuatannya. Produk yang sifatnya handmade ini menggunakan material kayu yang berukuran sangat kecil. Dibutuhkan balok-balok kecil kayu berbagai ukuran hingga 1 mm. Pemilihan kayu pun tidak luput dari seleksi dan eksperimen, karakter kayu harus pas dengan model arloji yang hendak dibuat.

Tingkat kesulitan pengerjaan, kualitas bahan dan nilai seni yang tinggi membuatnya memiliki nilai tinggi. Arloji L&K yang menyasar para penikmat dan kolektor barang seni kalangan menegah-atas ini dibanderol dengan harga US$ 3 ribu.

Konsumen arloji mereka kebanyakan dari luar negeri, terutama Eropa, Amerika Serikat dan beberapa negari di Asia.

Karena handmade, produksinya pun hanya mampu mencapai 10 hingga 15 arloji.  Walau dalam sebulan mereka baru sanggup menjual 2-3 buah arloji, Leon dan Hocky masih tetap menanggapinya dengan santai. Bagi mereka, berjualan arloji berkonsep unik dan seru seperti ini selalu memberikan pengalaman bisnis yang luar biasa menyenangkan.

Kini ekspansi mereka dikabarkan berlanjut dengan membuka kantor perwakilan dan distribusi di Selandia Baru dan Inggris.

Promosi produk L&K terus digencarkan, baik melalui sosial media, forum arloji, hingga gathering komunitas pecinta arloji. Selebihnya, mereka mengandalkan komunikasi verbal dari mulut ke mulut dan liputan media.

#karyaanakbangsa


February 25, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin