Menyaksikan Mayat Berganti Pakaian Di Tanah Toraja



mayat berganti pakaian di tanah toraja

image via: blog.8share.com

Masyarakat Barruppu di suatu desa pedalaman Toraja Utara biasa melihat mayat-mayat leluhur berganti pakaian.

Namun pastinya bukan ‘berganti’ yang sesungguhnya, melainkan digantikan oleh para warga Tanah Toraja. Ritual mayat berganti pakaian di Tanah Toraja ini merupakan bagian dari tradisi warisan leluruh yang dinamakan Ma’Nene.

Budaya unik ini sebagai wujud penghormatan terhadap jasad leluhur sekaligus rasa syukur dan pengharapan akan hasil panen yang baik dan melimpah.

Kondisi para leluruh pada ritual Ma’Nene tergolong masih cukup baik mengingat jasanya sudah mengalami tahap pengawetan sebelumnya.

mayat berganti pakaian di tanah toraja

image via: blog.8share.com

Ritual Ma’nene sendiri berawal dari kisah pemburu binatang bernama Pong Rumasek yang berkunjung ke hutan pegunungan Balla.

Kejadian tidak terduga megahampiri Pong saat dia menemukan sesosok mayat dalam keadaan memprihatinkan. Merasa iba, Pong akhirnya mengurus mayat tersebut, mulai dari mengenakannya pakaian, hingga menguburkan ke tempat yang semestinya.

Dampaknya, kejadian tersebut ternyata dipercaya Pong membawa berkah. Pasalnya, setelah kejadian itu hasil panennya datang lebih cepat dari waktu biasanya.

Bahkan menurut cerita turun temurun, Pong kerap mendapat bantuan saat berburu oleh arwah dari mayat yang pernah diurusnya.

mayat berganti pakaian di tanah toraja

image via: sempugi.org

Pemahaman seperti itulah yang akhirnya menjadi kepercayaan Pong hingga kemudian diteruskan kepada seluruh penduduk Baruppu.

Selain itu, gagal panen akibat kerusakan lahan oleh tikus dan ulat jadi ancaman yang menghantui warga Baruppu jika tidak melaksanakan ritual rutin setiap bulan Agustus ini.

> Baca Juga: Mengenal 5 Tradisi Tak Lazim di Indonesia


March 16, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin