Manfaat Wisata Alam Bagi Kebahagiaan dan Kreatifitas



Manfaat Wisata Alam

image via: thehikingpage.com

Wisata yang berinteraksi dengan alam tidak hanya sekedar ritual liburan biasa tetapi juga membawa manfaat. Berbagai riset dan penelitian dari para ilmuwan berhasil membuktikannya.

Mengutip dari temuan David Strayers,  salah satu peneliti dari University of Utah melihat perubahan positif pada otak sehingga berdampak pada keadaan psikologis dan mental seseorang untuk lebih baik.

Untuk lebih detilnya, berikut ini beberapa manfaat wisata alam bagi otak dan tubuh kita, seperti dilansir dari laman Dailygood.

1. Berada di alam bebas dapat mengurangi stress

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang, para partisipan yang melakukan perjalanan di hutan dan pusat kota menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.

Partisipan yang melakukan perjalanan di hutan menunjukkan indikasi lebih rileks, rasa stres yang berkurang serta mood yang lebih baik daripada partisipan yang melakukan perjalanan di dalam hiruk pikuk kota.

2. Alam membuat Anda Lebih Bahagia

Adalah Gregory Bratman dari Stanford University yang berhasil membuktikan bahwa alam membuat Anda lebih merasa lebih bahagia.

Bratman melakukan eksperimen dengan mengajak secara acak 60 partisipan untuk berjalan di dua tempat berbeda, yaitu wilayah hutan pohon oak dan suasana kota di perempatan jalan. Sebelumnya dan setelah mereka berjalan, para partisipan mendapat test untuk menilai keadaan emosi dan kemampuan kognitifnya.

Hasilnya, partisipan yang berjalan di wilayah hutan mampu mengurangi perasaan cemas dan hal-hal negatif lainnya, serta mengelola emosi secara positif jika dibandingkan dengan partisipan yang berjalan di suasana kota yang padat dan ramai.

3. Alam mampu melepaskan rasa lelah dan meningkatkan kreatifitas

Hidup di tengah teknologi yang selalu mencuri perhatian seperti sekarang ini memiliki dampak yang kurang baik bagi perkembangan otak kita. Kebiasaan terlalu sering mengakses teknologi seperti smartphone atau komputer dapat menyebabkan kelelahan mental dan mengurangi kemampuan kognitif.

Penelitian dari National Center for Biotechnology Information pada tahun 2012 di Amerika menemukan keterkaitan antara kebiasaan wisata alam dengan meningkatnya kreatifitas seseorang.

Penelitian dilakukan pada para partisipan yang sudah berwisata alam selama empat hari kemudian diminta mengerjakan puzzle yang menuntut kreatifitas untuk menyelesaikannya.

Hasilnya, kreatifitas partisipan meningkat sebanyak 47 persen, setelah partisipan melakukan wisata alam dalam jangka waktu beberapa hari.

 4. Alam membantu Anda untuk menjadi baik dan murah hati

Serangkaian penelitian dari University of California, Berkeley pada tahun 2014 menemukan bahwa pesona alam mempengaruhi seseorang untuk lebih bermurah hati, meningkatkan kepercayaan dan ketersediaan membantu orang lain.

Dalam salah satu tahap penelitian itu, peneliti meminta partisipan untuk mengisi survei tentang emosi mereka sembari duduk di meja dengan dekorasi tanaman.

Setelah rangkaian penelitian selesai, peneliti memberikan dua opsi. Pertama, peneliti memperbolehkan partisipan pergi. Kedua, partisipan diminta secara sukarela membuat kerajinan origami bangau untuk sebuah program bantuan sosial di Jepang.

Jumlah kerajinan origami yang dibuat partisipan menjadi tolak ukur partisipan untuk membantu. Hasilnya, dekorasi meja yang bernuansa ‘hijau’ membuat partisipan lebih berempati meluangkan waktunya untuk membuat kerajinan origami bangau.


March 2, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin