Makan Banyak tapi Tetap Langsing? Ini Rahasianya



makan banyak tapi langsing

Image via: Meanttothrive.com

Sering kali orang-orang mengaitkan kebiasaan makan dengan faktor gemuk, langsing atau kurusnya badan. Di satu sisi, ada beberapa orang yang mudah sekali gemuk meskipun sudah membatasi makanannya, sedangkan lainnya justru sulit gemuk. Kenapa bisa begitu?

Salah satu faktor yang paling mempengaruhi kondisi itu adalah metabolisme dalam tubuh. Metabolisme adalah proses pengolahan bahan makanan menjadi energi dalam tubuh kita. Metabolisme inilah yang mempengaruhi naik turunnya berat badan. Semakin cepat metabolismenya, semakin kecil kemungkinan Anda untuk mudah gemuk.

Makan banyak tapi langsing bisa Anda wujudkan. Simak 6 tips ampuh yang perlu Anda ikuti supaya metabolisme terjaga dan berat badan yang ideal dapat Anda miliki.

1. Rutin mengonsumsi makanan berprotein

Seperti dilansir dari laman Health, protein merupakan kandungan yang mudah dicerna dan dibakar oleh tubuh dibandingkan lemak dan karbohidrat. Makanan seperti daging merah, ayam, ikan tahu dan kacang-kacangan memiliki kadungan protein yang baik untuk membantu percepatan metabolisme Anda.

2. Cukup minum air putih

Kebutuhan tubuh akan air yang idealnya adalah dua liter atau delapan gelas air putih sehari. Berdasarkan penelitian di Berlin yang ditebitkan dalam Journal of Clinical Endochrinology and Metabolism, minum 500 ml air mampu membakar kalori hingga 25 kalori dan dapat meningkatkan metabolisme tubuh setengah jam setelahnya.

3. Rajin makan dalam porsi kecil

Bukankah mengurangi durasi makan justru akan mengurangi berat? Hal ini justru berbeda. Makan dengan durasi lima sampai enam kali sehari dengan porsi kecil lebih baik daripada makan dengan durasi dua kali sehari tetapi dalam porsi yang banyak. Menurut Natalie Savona, seorang ahli gizi dari London, asupan makanan yang sedikit dalam durasi rutin akan menjaga energi tubuh Anda selalu stabil dalam mejalani rutinitas sehari-hari.

4. Rutin sarapan

Sarapan yang tepat akan memberikan energi bagi tubuh Anda untuk menghindari kelaparan di waktu berikutnya. Kelaparan justru akan memperlambat metabolisme untuk menghasilkan energi.

Berdasarkan laporan dari The National Weight Control Registry,  78% dari anggotanya mampu menurunkan berat badan dan menjaganya tetap stabil karena melakukan sarapan setiap hari.

> Baca Juga: Bila ingin Langsing, Ada yang Harus Anda Lakukan di Pagi Hari!

5. Rutin mengonsumsi makanan ringan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam konsumsi makanan ringan menurut Reader’s Digest, adalah harus memiliki nutrisi yang cukup dan rendah kalori.

Selain itu, menurut Digest Diet, makanan ringan yang dikonsumsi setidaknya mengandung nutrisi yang mampu melepas lemak, seperti serat, vitamin C, susu dan kalsium.

6. Konsumsi kopi dan teh hijau

Menurut Jurnal Physiologi & Behaviour, konsumsi kopi ternyata mampu meningkatkan metabolisme sebesar 16%.

Selain itu, kandungan antioksidan dan epigallocatechin gallate (ECGC) pada teh hijau dapat mempermudah pembakaran lemak. Konsumsi dua sampai empat cangkir teh hijau terbukti mampu membakar lemak hingga 50 kalori.

Beberapa kombinasi tersebut dapat menjadi faktor pemicu kebiasaan makan Anda yang banyak jadi lebih sehat dan tetap langsing pastinya.

> Baca Juga: Bakar Lemak Hingga 200 Kalori Dalam Waktu Kurang Dari 3 Menit


February 24, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin