Khong Guan yang Sukses Berkat Strategi Unik nan Orisinil


Khong Guan punya jurus jitu yang menjadikannya sebagai ikon santapan keluarga Indonesia.


khong guan

Sejak awal kemunculannya, Khong Guan telah menancapkan dirinya sebagai ikon santapan keluarga Indonesia. Brand ini juga selalu berusaha untuk tak pernah absen dalam meramaikan bingkisan parcel di setiap hari raya.

Sudah 46 tahun Khong Guan terjun di dunia bisnis makanan. Total hingga kini terdapat 418 jenis biskuit, mulai dari jenis cream crakers, hard biscuit, wafer hingga cookies.

Salah satu produk andalannya, apalagi jika bukan produk aneka biskuit dalam satu kaleng merah bergambar seorang ibu dan dua anaknya yang sedang duduk di meja menikmati biskuit (assorted biscuit). Dengan tag line ‘Tak Asing Lagi dan Tak Ada Duanya’, PT Khong Guang Biscuit Factory Indonesia Ltd sukses menancapkan diri sebagai kudapan khas keluarga Indonesia.

Kesuksesan salah satu produk tersebut mengikuti produk lainnya, seperti Nissin, Monde dan Serena.  Hidayat Darmono selaku pendiri perusahaan, terus melakukan inovasi baik dari segi rasa maupun kemasan produk agar tetap eksis di dunia persaingan produk makanan serupa.

Standar itulah yang dijadikan prinsip hingga kini. Menurut Budi Hendarto, sebagai Direktur Khong Guan Group, fokus kepada kualitas produk jadi tugas utama. Eksistensi suatu produk akan terjaga jika kualitas produk tinggi. Itu langkah awal yang terus dibuktikan lewat sertifikat halal dan sertifikat ISO 22000: 2005 yang memastikan, Khong Guan aman dikonsumsi.

Menurut Budi, jika kualitas produk sudah tinggi dan diterima masyarakat dan pasar, strategi lainnya baru bisa mengikuti. Misalnya tentang bagaimana bersaing dengan produk lain. Setelah sukses dengan produk Khong Guan merah, terbukti produk keluaran lain dari perusahaan ini mengikuti.

Keluaran produk Khong Guan pun terbilang merangkul seluruh kalangan umur, yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa. Beberapa produk makanan anak, seperti snack Noodle Mimi, L.A Bear, Choco Bear, Big Royal Wafer, Mini Stick, Togo dan masih banyak lagi. Untuk kalangan remaja ada Blitz, Milk Marie, Togo Fit, Oishii, Togo Bar, Big Royal Coating, dan lainnya.

Sedangkan untuk dewasa ada pilihan seperti Cream Crackers, Malkist Crackers, Marie Special, OPP Red, Red Khong Guan, Butter Cookies, wafer, dan masih banyak lagi. Selain itu, terdapat strategi agar harga produknya yang bisa dikonsumsi semua kalangan ekonomi. Untuk Khong Guan cenderung berada di level menengah-bawah, Nissin untuk kalangan menegah, dan Monde untuk level menegah atas.

Keberagaman produk dipercaya sebagai strategi efektif sehingga produk-produk Khong Guan dapat diterima masyarakat. Meskipun begitu, produk Khong Guan Merah tetap jadi produk andalannya yang merakyat.

Saat semua produk sudah begitu lekat dihati dan lidah hampir seluruh masyarakat, barulah langkah distribusi produk digencarkan hingga ke pelosok-pelosok Nusantara. Dengan memperluas jaringan, produk dianggap akan mengerti kebutuhan di daerah lain, sehingga siap juga untuk bersaing dengan derasnya berbagai produk makanan yang kini hadir.

Promosi yang gencar turut mendukung suksesnya produk Khong Guan. Iklan lewat media elektronik pada momen Idul Fitri dan Natal sebagai ajang kumpul keluarga, jadi strategi efektif Khong Guan. Masyarakat yang dinilai sudah mengenal produk Khong Guan cukup diberi pengingat dan pengenalan produk baru dalam iklan, menurut Budi.

Tetapi dibalik seluruh strategi terukur tadi, terdapat strategi unik yang hanya dimiliki Khong Guan. Mochamad Reza, selaku Marketing Manager untuk 136 produk Khong Guan membeberkan cara paling unik dalam pemasaran Khong Guan.

Cara uniknya yaitu dengan memberikan kaleng Khong Guan ke tukang bubur, ketoprak, dan nasi goreng. Kaleng tersebut diminati oleh para penjual karena punya kualitas dan dimensi yang pas sebagai wadah kerupuk. Kebiasaan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh beberapa penjual ini jadi inisiatif Khong Guan. Kaleng-kaleng lama milik penjual diganti menjadi kaleng baru.

Cara ini terbilang orisinil, karena dinilai jeli melihat potensi dari kaleng Khong Guan yang begitu digemari beberapa pedagang untuk menyimpan kerupuk. Selain itu, menurut Reza, ini sekaligus jadi cara baru ‘iklan’ outdoor keliling gratis.


February 25, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin