Ini yang Perlu Anda Lakukan untuk Menanamkan Loyalitas pada Karyawan



membangun karyawan loyal

Saat ini, persaingan bisnis tak hanya terjadi pada kualitas layanan dan fasilitas jasa atau produk yang solutif dan efektifitasnya pemasaran. Ada 1 segmen yang tak luput dari persaingan itu, yaitu sumber daya manusia.

Bagi berbagai perusahaan yang menjalani bidang bisnis serupa, ajang rebutan (bajak) karyawan kompeten pasti selalu terjadi.

Melihat tingginya persaingan, maka para pemimpin bisnis pun kini harus melakukan upaya ekstra untuk mempertahankan bakat dan loyalitas karyawan yang diasuhnya.

Menurut Dlane Bergeron, professor di Case Western’s Weatherhead School of Management di Cleveland, AS, sebagian besar loyalitas terinspirasi oleh fleksibilitas dan perhatian individu.

Berikut adalah 4 metode dari Bergeron yang dapat membantu Anda mewujudkan kebutuhan perusahaan Anda, yaitu memiliki karyawan yang kompeten dan loyal pada tujuan perusahaan.

1. Berinvestasi lebih banyak waktu dalam proses perekrutan.

Perekrutan memang butuh banyak waktu, tapi proses ini akan terbayar ketika Anda menemukan orang yang tepat. “Jika Anda selektif di pintu awal, risiko kehilangan staf loyal dikemudian hari akan semakin kecil,” kata Bergeron. Kecocokan Anda dan karyawan akan menumbuhkan loyalitas secara alami. Sehingga upaya untuk mempertahankan mereka pun tidak terlalu besar.

2. Buat karyawan Anda merasa berharga.

Karena takut ditinggalkan, banyak perusahaan terlalu khawatir bila berinvestasi terlalu banyak pada karyawannya. Satu sisi, karyawan pasti membutuhkan kesempatan reguler untuk meningkatkan keterampilan profesional mereka.  Jadi harus bagaimana? Hubungan kerja yang baik semestinya bermanfaat bagi Anda dan karyawan.

Menejer adalah sumber penting bagi inspirasi dan pertumbuhan perusahaan. “Kualitas hubungan dengan menejer merupakan prediktor nomor 1 apakah seseorang dalam perusahaan Anda akan bertahan atau pergi,” jelas Bergeron. Jadi, pastikan menejer Anda dilatih untuk menginspirasi, berbagi keahlian dan memberikan kesempatan berkembang kepada karyawannya.

> Baca Juga: Lakukan Ini Untuk Membuat Karyawan Penting Anda Loyal

3. Membuka banyak kemungkinan untuk promosi jabatan

Karyawan yang kompeten umumnya punya keinginan besar untuk berkembang. Anda dapat membantu mereka dengan menawarkan kesempatan untuk tumbuh berdasarkan kemampuan dan tujuan yang sesuai.

Misalnya, banyak programer komputer ingin pindah posisi tepi enggan bergeser ke manajemen, sehingga perusahaan teknologi sering menawarkan pilihan antara jalur karir sebagai teknisi atau manajerial. Membantu karyawan dalam menciptakan jobdesk baru berdasarkan keahlian mereka merupakan langkah baik yang perlu diambil perusahaan.

4. Berdayakan karyawan untuk membuat pilihan

“Kepercayaan adalah komponen paling mendasar, tanpa itu, organisasi akan berhenti berfungsi,” jelas Bergeron. Sebuah perusahaan yang punya nilai kepercayaan yang baik memiliki manajemen lebih fleksibel, menghasilkan kreativitas lebih besar dan memilkiki tingkat kepuasan karyawan yang tinggi.

Ketika seseorang merasa dipercaya, dia akan merespon positif hal itu dengan mempercayai dirinya sendiri untuk bekerja lebih baik. Jadi, mulailah menginspirasi atau memberikan karyawan Anda kebebasan membuat keputusan secara mandiri. Atau, bantu mereka menyesuaikan pekerjaan dengan kebutuhan mereka, misalnya dengan membiarkan karyawan bekerja di rumah bila memang diperlukan.

Mari membuat tempat kerja yang lebih baik bagi tumbuh kembang kompetensi setiap karyawan Anda. Bila itu telah diwujudkan, maka perusahaan Anda punya peluang sukses yang besar dalam memberikan fasilitas dan layanan terbaik bagi konsumen Anda.

> Baca Juga: 7 Langkah Meredakan Konflik dan Ketegangan Kerja


March 3, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin