Ini Kebiasaan Orang-Orang Sukses Sebelum Sarapan!



Kebiasaan Orang-Orang Sukses

image via: personalvitalitycoaching.ca

Ternyata, kebiasaan orang-orang sukses juga berkaitan dengan segala aktivitas yang rutin dilakukan sebelum waktu sarapan dimulai. Hal ini telah ditelaah oleh Laura Vanderkam dalam bukunya “What the Most Successful People Do Before Breakfast.”

Buku tersebut berisi filosofi dan panduan jitu untuk pembaca yang ingin membangun kebiasaan bermanfaat agar hidup lebih produktif dan bahagia. Caranya, hanya dengan manfaatkan waktu di pagi hari yang seringkali diabaikan oleh banyak orang.

Menurut Vanderkam, keberhasilan profesional  juga bisa diraih bila kita piawai menyisihkan beberapa jam pertama dalam keseharian kita untuk melakukan kegiatan  prioritas utama bagi diri sendiri sebelum prioritas orang lain datang bergegas.

Studinya terkait dengan temuan terkenal Roy Baumeister, profesor psikologi dari Florida State University. Baumeisters memaparkan bahwa diet seringkali ‘hancur’ saat malam hari tiba, kontrol diri yang lemah dan penyimpangan dalam mengambil keputusan seringkali terjadi pada sore hari. Namun, pagi hari menawarkan pasokan kemauan yang fresh, karena itu orang-orang cenderung lebih optimis dan siap untuk menangani tugas-tugas yang menantang.

Melalui bukunya, Vanderkam mengajak pembacanya untuk memikirkan ulang tentang rutinitas di pagi hari, sebuah rutinitas yang semestinya dapat dimanfaatkan untuk memacu karir, mengendalikan gejolak pekerjaan dan menemukan gairah sejati untuk meraih kehidupan yang lebih berarti.

Berikut adalah berbagai  hal penting dalam bukunya mengenai  apa saja yang biasa dilakukan oleh pengusaha atau eksekutif sukses sebelum waktu sarapan dimulai.

Bangun lebih cepat

Kebanyakan para pengusaha sukses sadar betul bahwa waktu merupakan komoditi yang sangat berharga. Karena itu mereka berupaya mengendalikan waktu di pagi hari semaksimal mungkin, sebelum mereka ‘digerus’ dengan panggilan telepon, jadwal rapat dan segala urusan bisnis yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Dari hasil polling Vanderkam terhadap 20 eksekutif, sebanyak 90% menyatakan bahwa mereka memang terbiasa bangun tidur sebelum pukul 6 pagi pada hari-hari kerja. Indra Noyi (CEO PepsiCo), bangun tidur pukul 4 pagi dan sudah tiba di kantor pukul 7 pagi. Bob Iger (CEO Disney) selalu bangun pukul 04.30 untuk membaca buku dan Jack Dorsey (CEO Square) yang sudah siap untuk jogging pada pukul 05.30 pagi.

Rutin berolahraga

Hal yang satu ini sering diserukan, sering pula diabaikan, padahal sudah jelas bahwa olahraga menawarkan manfaat yang signifikan bagi kesehatan. Paling tidak, ambillah waktu sekitar 10–30 menit untuk melakukan latihan ringan, seperti push up, jalan sehat, sit up, streching dan lainnya.

Jika rutin dilakukan, maka Anda bisa menjalani aktivitas seperti biasa tanpa merasa kehilangan waktu untuk berolahraga. Manfaatnya, kebugaran tubuh terjaga sepanjang hari, melatih konsistensi, baik untuk metabolisme tubuh serta kesehatan mental. Semua manfaat itu sejatinya dibutuhkan untuk menunjang aktivitas dan kreativitas kamu.

Ursula Burns (CEO Xerox) selalu menjadwalkan pukul 6-7 paginya untuk sesi olahraga, Steven Murphy (CEO Christie’s) memanfaatkan pukul 5 paginya untuk melakukan yoga, dan Frits van Paasschen (CEO Starwood Hotels) rutin berjalan sehat selama satu jam mulai pukul 05.30. “Mereka adalah orang-orang yang sangat sibuk. Jika mereka telah menentukan satu waktunya untuk berolahraga rutin di pagi hari, tentunya hal itu merupakan suatu prioritas penting bagi mereka,” jelas Vanderkam.

Memiliki passion pada proyek pribadi

Rasa lelah dan lapar bisa berlalu begitu saja bila Anda mempunyai proyek pribadi yang dikerjakan dengan penuh passion. Misalnya, menulis, mengaransemen, mendesain gambar, melukis, dan sebagainya. Proyek pribadi sangat penting untuk menstimulasi gairah hidup Anda sebelum memulai rutinitas pekerjaan utama.

‘Mengukir’ waktu di pagi hari untuk membiasakan mengerjakan proyek pribadi merupakan  sesuatu yang spesial dan berarti. “Mengerjakan secara sedikit demi sedikit setiap hari akan membuat Anda merasa lebih memiliki daripada menjadwalkan pengerjaan proyek pribadi Anda dalam satu waktu,” jelas Vanderkam.

Quality time bersama keluarga

Beberapa pengusaha sukses juga menginvestasikan pagi harinya untuk keluarga, seperti membacakan buku cerita kepada anaknya atau menyiapkan sarapan lalu menyantapnya bersama keluarga. Judi Rosenthal (financial planner di New York) mengatakan, 45 menit hidupnya dalam sehari di pagi hari merupakan waktu paling berharga yang dimilikinya.

Dia biasa memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan bersama anak perempuannya, seperti membantunya berpakaian, mengerjakan proyek seni bersama, sarapan dan berbagai hal lain yang dapat meningkatkan bonding dengan anaknya.

Menjalin keharmonisan dengan pasangan

Malam hari tiba bersamaan dengan rasa lelah, waktu pun terbuang untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Karena itu, para pengusaha sukses menciptakan ‘ritual’ pagi agar tetap bisa menjalin hubungan yang berkualitas besama pasangannya, misalnya dengan berbincang, bercanda mesra dan melakukan seks.

Faktanya, kegiatan tersebut tak hanya baik untuk kualitas hubungan, tapi juga berdampak pada peningkatan kebahagiaan dan produktifitas kerja. Obie McKenzie (BlackRock Managing Director) selalu senang bisa menghabiskan beberapa jam perjalannya menuju kantor bersama sang istri sambil mendiskusikan kehidupan mereka, keuangan, to-do list rumah tangga dan berbagai perencanaan.

Membentuk kelompok sarapan

Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk menyesap kopi dan sarapan bersama siapa saja. Karena, arah perbincangannya akan lebih bebas, tak melulu berorientasi pada pekerjaan. Christopher Colvin (pengusaha dan pengacara di New York) membentuk sebuah kelompok alumni Ivy League yang dinamakan IvyLife.

Hampir setiap hari dia menghabiskan waktu untuk membaca atau jalan-jalan bersama anjingnya. Namun di rabu pagi, dia bersama kelompok itu berkumpul di salah satu kedai untuk sekedar berbincang dan sarapan. Baginya, hal itu membuatnya lebih segar serta kreatif di pagi hari, dan sangat baik untuk menyusun pikirannya yang berantakan karena rutinitas kerja.

Meditasi untuk membersihkan pikiran

Sebelum mereka melangkahkan kakinya dari pintu rumah, para pengusaha sukses kerap mengabdikan diri mereka untuk berdoa atau bermeditasi. Praktik spiritual ini dinilai sangat bermanfaat untuk menenangkan pikiran dan menguatkan mental mereka sebelum menyambut hari. Manisha Thakor (Founder & CEO MoneyZen Wealth Management) melakukan dua sesi meditasi selama 20 menit yang berfokus pada pernapasan. Dia menjadikan meditasi sebagai praktik yang jitu untuk meningkatkan kejernihan  kehidupan.

Menulis berbagai hal yang disyukuri

Mengekspresikan rasa syukur merupakan cara positif lain yang bermanfaat bagi hati dan pikiran Anda. Renungkanlah apa saja yang sebaiknya disyukuri di hari-hari sebelumnya, misalnya tentang pertemuan Anda dengan seseorang, teman yang baik, pekerjaan yang mampu diselesaikan dengan benar, tentang sebuah kesempatan bagus, dan sebagainya.

Mungkin aktivitas ini hanya beerlangsung selama beberapa menit, namun dari sini Anda bisa melihat adanya perbedaan nyata mengenai pandangan Anda terhadap kehidupan. Wendy Kay (Professional Life Coach) memanfaatkan waktu paginya untuk menuliskan rasa syukur, meminta bimbingan dan bersikap terbuka dengan segala inspirasi. Baginya, hal ini merupakan bekal yang baik untuk memulai pekerjaan.

Merencanakan dan menyusun strategi

Memanfaatkan pagi hari untuk memikirkan ‘gambaran’besar mengenai perencanaan harian, mingguan bahkan bulanan merupakan bentuk manajemen waktu yang membantu para pengusaha sukses untuk tetap berada di jalur yang benar.

Menurut Christine Galib (banking executive), semua ini adalah soal cara memprioritaskan sesuatu supaya segalanya menjadi lebih mudah dikelola dan efektif.

Memeriksa email

Banyak juga eksekutif yang memulai harinya dengan membuka email. Mereka bisa dengan cepat menyaring mana saja pesan yang membutuhkan respon mendesak selagi pikirannya masih segar. Gretchen Rubin, misalnya, penulis “The Happiness Project” ini selalu bangun pukul 6 pagi – sebelum mulai menemui keluarganya pada pukul 7 – untuk melihat email, memeriksa jadwal dan membaca media sosial.

Menurutnya, kebiasaan ini membantunya untuk mendapatkan konsentrasi yang lebih baik pada  proyek yang lebih menantang.

Membaca berita

Setiap hari selalu ada informasi baru yang berdatangan dari media cetak, tv maupun online. Inilah salah satu yang selalu diburu oleh para pengusaha sukses sebelum sarapan. Sebagai contoh, Jeff Immelt (CEO General Electric) memulai harinya dengan latihan cardio sambil menonton CNBC, dan David Crush (CEO Virgin Amerika) mendengarkan radio sambil membaca koran. Pada saat mulai bekerja, segala hal yang terjadi di dunia banyak memberikan ide yang berguna untuk pekerjaan maupun proyek pribadi mereka.

 


March 20, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin