Gamelan Indonesia Mengalun Merdu di Berbagai Negara


Tak hanya dijadikan falsafah berharga, gamelan juga masuk dalam kurikulum khusus di berbagai negara


gamelan Indonesia

image via: indonesianparadise.net

Indonesia terkenal dengan kekayaan seni dan budaya yang tersebar di setiap penjuru pulaunya. Gamelan Indonesia, warisan budaya seni dari Pulau Jawa dan Bali yang sudah turun-temurun sejak masuknya budaya Hidu-Budha adalah salah satunya.

Kini, kemerduan alunan gamelan semakin meluas ke telinga pendengar di berbagai belahan dunia. Hebatnya lagi, musik gamelan sudah masuk dalam kurikulum pembelajaran di 26 negara, tiga di antaranya adalah New Zealand, Amerika, dan Jepang.

Zealand School of Music (NZSM) menjadikan gamelan sebagai kurikulum pembelajaran instrumen musik bernama Special Gamelan Indonesia.

Kedutaan Besar Republik indonesia (KBRI) memberikan peolog (jenis gamelan) kepada NZSM setelah sebelumnya sepakat bekerja sama dalam rangka pelestarian budaya gamelan, pada tahun 1975.

Sedangkan untuk sistem pembelajarannya, mahasiswanya harus bisa memainkan tiga gending gamelan dengan teknik baik serta mempelajari sejarah dan perkembangan gamelan.

Bukan hanya New Zealand, negara Adikuasa seperti Amerika juga mengakui keindahan musik gamelan. California University, San Jose University dan Lweis and Clark College jadi bukti eksistensi pecinta gamelan yang paling mendominasi jumlahnya di negara Amerika.

Total 400 komunitas gamelan dari telah tercatat di KBRI Amerika. Bersamaan dengan itu, ada sekitar 200 set gamelan aktif yang digunakan, baik dalam pembelajaran maupun pementasan.  Pertunjukan gamelan di Amerika yang mendapat nama Orkestra Jawa ini, memiliki sekitar 127 komunitas aktif yang rutin mengadakan pertunjukkan.

Jepang juga menjadikan gamelan sebagai kurikulum pembelajaran, tepatnya di Tokyo University Fine Art and Music, Kuntachi College of Music, dan Dharma Budaya Osaka University. Jepang punya kesan ekslusif kepada gamelan, karena dianggap sebagai musik mewah kelas atas yang mampu menenangkan dan merileksasi pendengarnya. Efek suara lembut yang timbul saat memainkan gamelan ternyata mampu meredakan stres.

Jepang menjadikan gamelan sebagai relaksasi, sedangkan Amerika menjadikan gamelan sebagai metode pelatihan serta pelajaran kerja sama dan kebersamaan.


February 24, 2016 @ 3:08 PM

WRITTEN BY admin